Rabu, 23 September 2015

sifat buruk yang ke-9.

Hari ini saya akan membahas sifat buruk yang ke-9.
Tapi sebelumnya saya akan meluruskan pesan kemarin tentang rencana untuk Milyarder Union.
Kalau Anda sudah menjadi anggota saat ini, Anda otomatis
mendapat akses materi pembelajaran tambahan gratis ketika diluncurkan nanti.
Keanggotaan Anda bersifat permanen. Cukup login dengan username dan kata sandi Anda. Akses halaman MU dengan URL yang diberikan pada saat aktivasi. Materi terbaru selalu bisa Anda akses dari sana.
Jadi tidak perlu khawatir...
Bagi yang mempertimbangkan hendak mendaftar, sekarang saat yang paling tepat untuk melakukannya sebelum biaya dinaikkan tepatnya 9 hari ke depan.
Saya janji ini biaya yang paling rendah untuk pendaftaran Anggota baru Di MilyarderUniversity.Com, saya tidak mengadakan promosi dalam bentuk diskon. Jadi jika Anda melewati kesempatan ini, peluang itu tidak akan kembali lagi.
Kembali ke pesan berseri kita.
Sifat ke-9 yang membuat orang-orang sulit mencapai sukses dalam ebisnis dan hidup adalah iri hati.
Orang-orang yang iri hati selalu menghitung keuntungan orang lain terlebih dahulu. Dalam sebuah kesepakatan bisnis di mana sama-sama diuntungkan, mereka ingin memastikan apa yang mereka peroleh lebih daripada sang mitra.
Sulit bagi mereka untuk fokus pada apa yang harus diselesaikan...
Akal sehat mereka ditutupi kabut tebal sehingga pandangan sangat terganggu. Daripada fokus pada kewajiban, mereka memikirkan langkah dan pencapaian orang lain.
"Orang jelek dan bodoh begitu kok sukses ya?"
"Kenapa nasib saya buruk sedangkan yang lain selalu
beruntung?"
"Ah, pastilah ia tidak sebahagia itu. Dari luar saja tampak
hebat."
"Saya yakin ia menipu orang untuk bisa menjadi kaya."
Lebih parah lagi, mereka menunggu orang lain jatuh dan gagal.
Mereka gembira melihatnya. Mereka merasa lebih baik karenanya.
Seolah-olah kejatuhan orang lain berarti kesuksesan baginya.
Seolah-olah jika orang lumpuh berarti mereka bisa berlari lebih
kencang.
Solusi:
Iri hati adalah emosi negatif yang sangat menguras energi. Jangan biarkan ia mendominasi Anda. Akuilah keberadaannya, arahkan energi yang ada untuk mencapai apa yang Anda inginkan.
Selalu fokus pada tindakan.
Biarkan kesuksesan orang lain menjadi inspirasi bagi Anda. Jika
yang lain bisa, mengapa Anda tidak?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar